Friday, February 09, 2007 |
MALAM BUNGA
|
Dan malam pun menjadi jawab!
Setelah kaulolos semua keberanianmu Betapa perkasanya perempuan!
Buktimu telah menghapus segaris kernyit pada dahiku Hadirmu, memberanguskan cibirku Akan lemahmu
“dan biarlah cinta menjadi merdeka!”, katamu
hingga, “biarlah engkau menjadi matahari kemilau kebanggaanku!”, kataku
dan di pagi yang mulai belajar bernyanyi betapa kau tampak begitu sempurna sesempurna mimpiku
malang, november 2003
|
|
0 Comments: |
|
|
 |
|
|
|
|
|