Friday, February 09, 2007 |
RES
|
betapa terasa berat hari ini lalu. menunggumu di sini, aku seperti kemarau yang rentan. menanti tanda demi tanda: adakah hujan akan tiba. meski tak sehebat yang kuharapkan, setidaknya senyummu yang terbit indah adalah gerimis kecil yang manis, mengikis ranah hari yang lelah dan nyaris luka
dan sudah bermenit menit aku di sini setitik air pun tak tampak jatuh dari langitmu dan ketika sekali lagi aku tanyakan kabarmu pada mendung saat itu pulalah ia membalikkan tubuh seperti sedang coba sembunyikan sesuatu
apakah yang terjadi, sayangku apa yang rahasia di balik mendungmu adakah yang salah dari bumi yang rindu sedang kilatan cintanya tengah dihantam badai yang risau
dan di sinilah aku malam ini tak pejam pula terjaga wajahmu kuresahi berlimpah limpah dengan cinta dan secuil tanya
|
|
0 Comments: |
|
|
 |
|
|
|
|
|