Friday, February 09, 2007 |
BULAN MATAHARI
|
seperti matahari yang memancar sedang ia tetap bergerak seperti malam yang pekat tak luka oleh rembulan waktu mengiringku dalam ketetapnnya yang mutlak
begitu niscaya kebenaran hadir tanpa bisa tercegah
begitulah kau lantas pesona cahayamu tandas sudah dan rebah ku tanpa daya
gadis, jika menolak pun tak bisa mengelak tak kuasa lalu apalagi yang tersisa
hingga di hadapan matahari atas nama malam dan tatap lembut rembulan, kekasihnya aku mengaku kepadamu, dengan cinta
sungguh, kau rembulan bagi malam itu pula matahari yang diasuh waktu untuk kemudian di sematkannya ke relung dada yang rindu
kau kesasih bagi setiap kobaran mimpiku
|
|
0 Comments: |
|
|
 |
|
|
|
|
|