Sunday, April 08, 2007 |
SAJAK CINTA DEMONSTRAN
|
aku bikin selebaran ini, kekasih seperti ketika seorang demonstran tertembak mati segenting amuk massa di tengah kobaran aksi
orang orang ini bangkit dari gorong gorong kota mengalir dari ladang ladang yang nestapa seperti juga aku terhasut salakan jiwa dibakar amuk rasa
aku kirim selebaran ini, kekasih demi harapan agar kamu percaya bahwa sengit surya di aspal jalan jalan kota tak sanggup redamkan asa betapa insektisida melangit harganya sedang kelaliman pasar telah lama jadikan saat panen tak pesta
itulah alasan kenapa aku tumpah di sini memekikkan yel yel dan mengibarkan panji panji cinta kepadamu
sebab seperti juga mereka aku berikan selebaran ini, kekasih karena aku begitu mencintai hidup lantaran harapanku padamu adalah suburnya padi yang tumbuh di ladang hati yang bersih bukan dedar benih obsesi lantas mati pula candu obatan pabrik yang bilai selayak mimpi petani yang merdeka menjual hasil kerja tanpa harus gemetar di hadapan teror permainan harga
aku hasut kamu kekasih untuk mencintaiku seperti kebenaran para penghuni gorong gorong kota yang terjepit seperti kepapaan yang melulu menghimpit yang menyumpah dan mengumpati hidup akibat sulitnya hidup yang meratapi lambungan harga harga akibat timbunan barang barang langka yang sebenarnya tak langka
aku hasut kamu kekasih untuk kumiliki karenanya aku tulis selebaran ini lantaran dalam hidup aku masih kuasa untuk bermimpi!
|
|
1 Comments: |
-
LENGKAPI KAJIAN DAN PEMIKIRAN DENGAN MEMBUKA: www.pena-98.com www.adiannapitupulu.blogspot.com
|
|
 |
|
|
|
|
|
LENGKAPI KAJIAN DAN PEMIKIRAN DENGAN MEMBUKA:
www.pena-98.com
www.adiannapitupulu.blogspot.com