Friday, February 09, 2007 |
TANPA JUDUL (III)
|
puisi puisi ini, mungkin semakin sepi. makin pula ia seolah tak berarti. tapi aku tak pernah menutup sampul bukuku. dan bolpoin bolpoin ini seperti pilar pilar mungil yang menyangga dinding hati yang ringkih, menghidupkan setiap sudutnya, membiarkan pijar pijar kepercayaan tetap kokoh dan bertahan, merangkum harapan demi harapan untuk menyematkan gambar wajahmu di cakrawala langit negeri dongeng dunia mimpiku.
mungkin tak hirau lagi. kautarik diri untuk coba tak peduli. menutup hati demi tinggalkanku di taman ini, sendiri. tapi bunga bunga ini, sayangku, aromanya bisa menembus sepersekian inci dari setiap lobang cahaya. karena bunga adalah pacar langit, pacar matahari. dan kekuatannya kuserap menjadi akar cintaku yang tak terperikan, memujamu selayak putri tercantik yang diberkati.
itulah alasan kenapa aku tetap menolak untuk mundur. cinta yang mencap di dadaku adalah anugerah langit yang menjadikanku seperti ksatria agung dengan busur kencana, menunggang kuda putih berpelana perak, melompat dan menjelajah padang rumput, ngarai dan lembah lembah demi menemukanmu lagi yang tersembunyi entah dimana. menjemputmu kembali ke taman itu, menyirami bunga bunga.
|
|
1 Comments: |
-
Hola, Quisiera saber el significado de la palabra "kauimpi" y a que idioma está referida. Gracias
Omar
|
|
 |
|
|
|
Hola,
Quisiera saber el significado de la palabra "kauimpi" y a que idioma está referida.
Gracias
Omar