Friday, June 22, 2007 |
TENGADAH
|
tengadahku gemetaran didorong gelisah berlimpah limpah saat dilarut ku di amukan dendam, ia menelan apa saja segala kewarasan yang desakkan melalui berlaksa laksa apologi sekali pun seperti menjelma sebutir kecil aspirin
dan tengadah seperti ini, darahku ngalir kepedihan betapa tak berdaya ku di ingatan hadiranmu
|
|
0 Comments: |
|
|
 |
|
|
|
|
|